Cara menambah ketajaman Foto dengan Custom Filter

Add Comment
 Cara menambah ketajaman Foto dengan Custom Filter

1. Buka Program Photoshop > File > Open ( Ambil gambar yang anda suka pada computer Anda)



2. Duplikat Layer Background dengan cara tekan Ctrl + J


3. Pilih menu Filter > Other > Custom, setelah terdapat jendela Custom aturlah seperti pada gambar :


Lihat Hasil :

Download PDFnya



Itulah  Cara menambah ketajaman Foto dengan Custom Filter, Semoga bermanfaat.

Sumber : http://ilmudesaingrafis.blogspot.com/2009/06/cara-mempertajam-foto-dengan-custom.html

Membuat Foto terlihat Glamor

Add Comment
Membuat Foto terlihat Glamor - Sering kali kita menemukan efek glamor ini pada undangan pernikahan atau juga khitanan, mari kita semua membuat caranya, barangkali kita akan meng edit foto undangan kita sendiri dengan sang pujaan. Disini kita akan sama-sama membuatnya..

Membuat Foto terlihat Glamor

1. Pertama seperti biasa kita buka foto untuk dijadikan object kita, misalnya foto temenku nich !! kemudian langsung aja Duplikat Layer caranya sama dengan menekan Ctrl + J , sehingga akan muncul layer 1.

2. Aktifkan layer 1, ubah blending option menjadi screen. Blending option ini terletak di palet layer.

3. Beri Filter > Blur > Gaussian Blur. Atur sendiri nilainya sambil melihat gambar asli yang Anda edit. 



Download All File


Itulah Tutorial Membuat Foto terlihat Glamor, semoga bermanfaat.

Sumber : http://ilmudesaingrafis.blogspot.com/2009/07/membuat-efek-foto-glamor_16.html

Mengenal teknik dasar Adobe Illustrator

Add Comment
Mengenal teknik dasar Adobe Illustrator - Sebelum bekerja dengan Adobe Illustrator, yang  pertama kali harus kita lakukan adalah mengenal dan mempelajari dulu komponen dan peralatan pada Adobe Illustrator, supaya kita tidak mendapatkan kesulitan dalam bekerja, sehingga hasil karya kita sesuai dengan apa yang kita harapkan. Ada pepatah bilang tak kenal maka tak sayang, owalah kayak lagunya Abimesti aja. Yuk kita langsung menuju TKP.

Untuk membuka Dokumen Adobe Illustrator CS4 pertama kita buka menu Start, All program, kemudian pilih Adobe Master Collection CS4, lalu pilih Adobe Illustrator, maka akan muncul tampilan seperti gambar dibawah ini. (Bagi yang belum memiliki software Adobe Illustrator CS4 silahkan instal dulu).

Mengenal teknik dasar Adobe Illustrator
Tampilan utama Adobe Illustrator (AI)

Pilih File, New (Ctrl+N) pada palet menu diatas untuk membuka dokumen baru, atau Open a Recent Item untuk membuka dokumen yang pernah kita buat dalam menu tampilan Adobe Illustrator (AI). Untuk pertama kali kitaakan membuka dokumen baru, karena kita belum pernah membuat dokumen Ilustrator sebelumnya. Setelah kita pilih New maka akan muncul jendela New Dokumen seperti tampilan dibawah ini.

Jendela New Document

Isi name untuk nama file/dokumen, size untuk ukuran, Orientation untuk tampilan Portrait (tegak) atau Landscape (mendatar), dan sebagainya. Setalah selesai melakukan pengaturan dokumen baru lalu kita klik OK, maka kita sudah bisa mulai bekerja dengan Adobe Illustrator, mudahkan? Kita akan mendapatkan halaman kosong seperti yang di tunjukan pada gambar dibawah ini.

Lembar Kerja Adobe Illustrator (AI)

Letak tampilan komponen pada Adobe Illustrator tidak jauh berbeda dengan tampilan pada Adobe Photoshop, jika temen-temen  belum melihat tampilan pada Photoshop klik disini untuk melihatnya.

Tool Box Utama

Toolbox atau panel tools pada Illustrator juga letaknya tidak jauh berbeda dengan Photoshop, hanya mungkin ada beberapa  tools saja yang berbeda nama dan fungsinya. perhatikan panel  tools dibawah ini.

Toolbox Adobe Illustrator

Keterangan gambar:
  1. Selection Tool (V), Tool yang digunakan untuk memilih/menyeleksi satu atau banyak objek.
  2. Direct Selection Tool (A), Untuk menyeleksi titik atau ruas kurva didalam objek.
  3. Magic Wand Tool (Y), Untuk memilih/menyeleksi satu atau banyak objek secara bebas.
  4. Lasso Tool (Q), Untuk menyeleksi titik atau ruas kurva secara laso di dalam objek.
  5. Pen Tool (P), Digunakan untuk menggambar garis lurus ata garis lengkung (kurva)
  6. Type Tool (T), Digunakan untuk menulis huruf.
  7. Line Segment Tool (\), Untuk menggambar bidang garis.
  8. Elipse Tool (L), Untuk menggambar lingkaran
  9. Paintbrush Tool (B), Untuk menggambar sesuai pilihan brush yang sedang aktif
  10. Pencil Tool (N), Untuk menggambar garis bebas dan mengedit garis.
  11. Blob Brush Tool (Shift+B), Untuk menggambar bebas seperti melukis.
  12. Eraser Tool (Shift+E), Untuk menghapus bidang objek.
  13. Rotate Tool (R), Untuk memutar objek atau gambar dengan besar angka tertentu.
  14. Scale Tool (S), Untuk merubah ukuran dimensi objek dengan angka tertentu.
  15. Warp Tool (Shift+R), Untuk melakukan distorasi terhadap garis maupun bentuk kurva.
  16. Free Transform Tool (E), Untuk langsung mengubah dimensi, memutar atau memiringkan (skew) objek setelah diseleksi.
  17. Symbol Sprayer Tool (Shift+S), Untuk menggambar bebas berdasarkan symbol yang sedang aktif.
  18. Column Grapth Tool (J), Untuk menggambar grafik statistik.
  19. Mesh Tool (U), Digunakan untuk membuat objekyang mempunyai beragam warna gradasi yang dibuat dengan mengatur titik-titik mesh.
  20. Gradien Tool (G), Digunakan untuk membuat warna gradasi.
  21. Eyedropper Tool (I), Untuk mengambil contoh warna dari sebuah objek.
  22. Blend Tool (W), Digunakan untuk mencampur warna (blend) objek.
  23. Live Paint Bucket Tool (K), Untuk mengisi warna fill pada objek yang terpilih/terseleksi.
  24. Live paint selection Tool (Shift+L), Untuk menyeleksi warna fill pada sebuah objek.
  25. Artboard Tool (Shift+O), Untuk menyeleksi, menggeser, merubah posisi artboard (lembar kerja).
  26. Slice Tool (Shift+K), Digunakan untuk mengiris atau memotong objek.
  27. Hand Tool (H), Digunakan untuk mggeser lembar kerja.
  28. Zoom Tool (Z), Digunakan untuk memperbasar tampilan gambar.
  29. Fill (X), Digunakan untuk memilih warna dalam.
  30. Stroke (X), Digunakan untuk memilih warna garis.
  31. Color (<), Untuk mengaktifkan palet color.
  32. None (/), Menyatakan tidak ada warna sama sekali.
  33. Change Screen Mode (F), Untuk memilih tampilan layar.
  34. Gradient (>), Untuk mengaktifkan palet gradient

Palet Illustrator

  • Navigator dan Info


Palet Navigator, untuk memudahkan navigasi pada lembar kerja.
Palet Info, menyampaikan informasi yang berhubungan dengan tool yang sedang terpilih.

  • Color dan Color guide

Palet Color, tempat melakukan pemilihan warna.
Palet Color Guide, untuk memberi warna garis tepi.

  • Stroke, Gradient, dan Transparency

Palet Stroke, digunakan untuk mengedit garis, seperti menambah atau mengurangi ukuran, bentuk garis, dll.
Palet Gradient, untuk memberikan dan mengedit warna gradasi.
Palet Transparency, untuk mengatur tingkat transparan sebuah objek.

  • Swathces, Brushes, dan Symbol 
 

Palet Swatches, digunakan untuk menyimpat warna untuk dipakai kembali.
Palet Brushes, digunakan untuk memilih dan mengedit macam brsh.

  •  Layers, Action, dan Links

Palet Layers, tempat untuk menyimpan elemen gambar ditempat yang terpisah namun masih dalam satu file, ada palet Appearance, Graphic Style, Patfinder, dan masih ada lagi palet lain yang tidak saya jelasin disini, soalnya kebanyakan sih, barangkali temen-temen capek bacanya.
Silakan dipelajari dulu baik-baik bagi yang belum paham, supaya cepet paham dan langsung bisa dipraktekkan.

Template undangan perkawainan terlengkap

Add Comment
Template undangan perkawainan terlengkap
Template undangan perkawainan terlengkap - Bila dapat diibaratkan bahwa kartu undangan adalah sebagai sebuah sampul depan dari sebuah majalah yang isinya tentang pesta & resepsi pernikahan, Saya menyarankan kepada para calon pengantin mengenai desain / rancangan undangan sebaiknya mengikuti thema pernikahan dan tempat/ lokasi resepsi.

Oleh sebab itu, pada saat pertama kali datang ke seorang / perusahaan yang mendisain / merancang kartu undangan, alangkah baiknya bila calon pengantin mengutarakan thema yang hendak diangkat& dimana tempat resepsi yang telah dipilih.
Tempat resepsi menentukan pola disain undangan ~ mengapa ?

Anda dapat memberikan gambaran awal kepada tamu undangan bila anda hendak menyelenggarakan resepsi pernikahan di sebuah hotel berbintang yang mewah, maka alangkah baiknya bila undangan yang akan terkirim Rata Penuh kepada tamu kehormatan anda juga mengesankan mewahnya pesta resepsi yang akan anda gelar. Akan lain lagi bila anda hendak menggelar sebuah resepsi pernikahan bernuansakan adat tradisional yang kental, maka alangkah baik pula bila disain/ rancangan undangan juga menampilkan kesan nuansa tradisional yang pekat.

Misalkan nuansa warna tengah yang "up-to-date" adalah warna cerah atau colorful seperti : coklat / orange. Sedangkan model kartunya disesuaikan dengan suasana pesta, apakah gaya minimalis, kerajaan atau nuansa laut. Ada baiknya disain/ rancangan pewarnaan pada kartu undangan pernikahan / wedding card selaras / 'matching' dengan perlengkapan pernikahan yang lain seperti : dekorasi - contohnya : bila dekorasi ada unsur warna merah yang lumayan nyata maka di kartu undanganpun terdapat disain warna merah - begitu juga dengan perlengkapan pernikahan yang lain seperti : warna busana, cake/ taart pengantin serta souvenir.

Sebagai tambahan lagi : ada baiknya anda lebih memilih kertas import daripada kertas lokal. Mengapa ?? Karena kertas import pencetakan pada pewarnaan akan lebih nyata dan muncul di bandingkan dengan kertas lokal. Apalagi bila tekhnik pewarnaanya telah bagus dan ditambah disain ornamen yang unique dengan mengikuti mode/ trend, maka kartu undangan itu akan menunjukkan dan menyimpulkan kepribadian dari suatu pesta pernikahan dirancang dan akan diadakan.

Sedangkan waktu pemesanan kartu undangan idealnya adalah 5 bulan sebelum hari h, agar hasilnya benar-benar maksimal dan mampu merefleksikan kesan awal dari pesta pernikahan anda.

Dalam hal pengiriman / penyebaran kartu undangan sebaiknya dilakukan pada h-10 s/d. H-14 untuk wilayah undangan dalam kota atau h-30 untuk undangan luar kota agar calon tamu undangan anda dapat menata ulang dan memasukan jadwal / menjadwal ulang kegiatannya jauh hari sebelum mengunjugi pesta resepsi pernikahan anda.

Bagi Anda yang ingin menikah, tak ada salahnya jika segala sesuatu dipersiapkan dengan jeli. Salah satunya adalah kartu undangan yang akan dikirim. Kartu undangan yang dibuat tentunya diharapkan menyampaikan informasi yang jelas tentang siapa yang menikah, di mana dan kapan hari pernikahan tersebut berlangsung. Berikut ini tips dalam memilih kartu undangan:

  1. Langkah pertama yang harus ditempuh calon pengantin adalah mencari desain kartu undangan. Cari atau buatlah desain sebanyak mungkin. Kalau perlu, tiru kartu-kartu undangan yang pernah Anda terima. Boleh juga Anda kunjungi percetakan atau tempat pembuat kartu undangan, lihat yang bagus dan unik, simpanlah di memori Anda.
  2. Sesampainya di rumah, buat kembali desainnya sesuai dengan keinginan Anda dan pasangan. Agar hasilnya memuaskan, proses perburuan kartu undangan sebaiknya dilakukan jauh-jauh hari sebelum hari pernikahan. Minimal dua bulan sebelum hari H.
  3. Terkadang, calon pengantin ingin memajang foto pre-wedding mereka. Tak mengapa jika Anda memang ingin melakukannya. Apalagi, sekarang ini banyak pula orang yang menerima kartu undangan pernikahan dilanda rasa penasaran ingin melihat wajah sang calon pengantin, bukan sekadar nama mereka.
  4. Langkah berikutnya, konsultasikan desain tersebut dengan orangtua masing-masing. Kecuali masing-masing keluarga mau membuat pesta pernikahan terpisah dengan undangan yang terpisah pula. Argumentasi dan perang mulut seringkali muncul untuk memastikan desain kartu undangan Anda sudah benar-benar cocok.
  5. Bila perlu, cantumkan nama panggilan Anda dan pasangan serta keluarga masing-masing supaya penerima undangan tidak kebingungan dan berpikir undangan tersebut salah alamat. Atau jika memang merasa perlu, cantumkan pula nomor telepon di masing-masing keluarga. Tujuannya, supaya si penerima undangan bisa menghubungi nomor telepon yang tercantum untuk lebih yakin apakah memang benar mereka diundang jika si penerima undangan merasa tidak kenal dengan calon pengantin dan keluarganya.
  6. Lazimnya, dalam sebuah kartu undangan, tercantum pula sebuah peta atau denah lokasi pernikahan, kendati pesta pernikahan dilakukan di sebuah gedung yang sudah familiar dan dikenal orang banyak. Denah atau peta menjadi syarat utama ketika pernikahan dilakukan di rumah atau tempat yang sulit untuk dikunjungi, apalagi buat tamu yang datang dari luar kota. Biasanya, vendor kartu undangan memiliki denah atau peta lokasi gedung, hotel atau balai pertemuan. Namun untuk denah rumah, calon pengantin harus membuat sendiri yang bisa didiskusikan dengan vendor kartu undangan. Harus dicek lagi, apakah peta yang Anda buat sudah sesuai dengan kondisi jalan sekarang. Jangan sampai peta atau denah yang dibuat secara ekonomis dan meringkas banyak hal malah membuat orang tersesat. Demikian pula dengan peta milik vendor kartu undangan atau percetakan. Akan merepotkan jika peta tersebut ternyata sudah kadaluarsa. Jangan sampai tamu yang Anda undang malah tersesat atau nyasar ke tempat lain yang ternyata juga sedang mengadakan hajatan atau pernikahan.
  7. Untuk menghemat biaya, tak ada salahnya berkunjung ke pameran pernikahan. Booking segera jika ada kartu undangan yang sesuai dengan yang didiskusikan bersama pasangan dan keluarga, serta ada potongan harga atau bonus menarik dari vendor di pameran tersebut. Jika Anda mendapatkan mendapat diskon 20% dari harga normal atau mendapat bonus suvenir sejumlah kartu undangan yang akan Anda buat, hal itu cukup lumayan. Jika Anda tidak punya banyak waktu, pilih vendor kartu yang lokasi kantornya tidak jauh dari domisili Anda. Hal ini akan mempermudah Anda saat ada revisi pada desain kartu.
  8. Paling mudah adalah memilih kartu undangan yang ditawarkan vendor kartu undangan atau percetakan. Anda tinggal ganti nama, alamat, tanggal, dan waktu pernikahan dan sebagainya. Meski dianggap kurang kreatif, Anda tidak perlu direpotkan untuk urusan desain. Asalkan jangan karena tidak mau dinilai kurang kreatif, Anda malah berkreasi terhadap kartu undangan secara berlebihan. Misalnya dengan memberikan pita yang diikat kencang di kartu undangan sehingga membuat kartu undangan susah dibuka, tempelan pernak-pernik yang membuat kartu undangan terlihat heboh, atau menggunakan quote atau puisi yang isinya malah tidak nyambung dengan kartu undangan pernikahan Anda.
  9. Untuk desain, pilih jenis huruf yang tidak susah dibaca. Jangan gunakan huruf yang sepintas terlihat indah namun sulit dibaca. Huruf yang simple namun bersih akan membuat tamu tidak kesulitan saat membaca nama calon pengantin, alamat tempat pernikahan, waktu pernikahan dan lain-lain.
  10. Saat akan dicetak, periksa kembali desain kartu undangan, apakah semuanya sudah benar penulisan hurufnya. Hal-hal yang harus dicek seperti nama mempelai dan gelar, nama orang tua dan gelar, waktu dan tanggal hari pernikahan, alamat gedung atau rumah dan tempat akad nikah, alamat rumah keluarga, dan gambar peta.
Jika Anda Ingin mencetak sendiri Undangan, Saya mempunyai 1300 lebih Template undangan format Corel Draw Harga RP. 150.000. Lebih mudah tinggal Kalian Ubah Nama, Tanggal dan alamat dan Ganti fotonya. Jika berminat silakan pesan disini
Bila dapat diibaratkan bahwa kartu undangan adalah sebagai sebuah sampul depan dari sebuah majalah yang isinya tentang pesta & resepsi pernikahan, Saya menyarankan kepada para calon pengantin mengenai desain / rancangan undangan sebaiknya mengikuti thema pernikahan dan tempat/ lokasi resepsi.

Oleh sebab itu, pada saat pertama kali datang ke seorang / perusahaan yang mendisain / merancang kartu undangan, alangkah baiknya bila calon pengantin mengutarakan thema yang hendak diangkat& dimana tempat resepsi yang telah dipilih.
Tempat resepsi menentukan pola disain undangan ~ mengapa ?

Anda dapat memberikan gambaran awal kepada tamu undangan bila anda hendak menyelenggarakan resepsi pernikahan di sebuah hotel berbintang yang mewah, maka alangkah baiknya bila undangan yang akan terkirim Rata Penuh kepada tamu kehormatan anda juga mengesankan mewahnya pesta resepsi yang akan anda gelar. Akan lain lagi bila anda hendak menggelar sebuah resepsi pernikahan bernuansakan adat tradisional yang kental, maka alangkah baik pula bila disain/ rancangan undangan juga menampilkan kesan nuansa tradisional yang pekat.

Misalkan nuansa warna tengah yang "up-to-date" adalah warna cerah atau colorful seperti : coklat / orange. Sedangkan model kartunya disesuaikan dengan suasana pesta, apakah gaya minimalis, kerajaan atau nuansa laut. Ada baiknya disain/ rancangan pewarnaan pada kartu undangan pernikahan / wedding card selaras / 'matching' dengan perlengkapan pernikahan yang lain seperti : dekorasi - contohnya : bila dekorasi ada unsur warna merah yang lumayan nyata maka di kartu undanganpun terdapat disain warna merah - begitu juga dengan perlengkapan pernikahan yang lain seperti : warna busana, cake/ taart pengantin serta souvenir.

Sebagai tambahan lagi : ada baiknya anda lebih memilih kertas import daripada kertas lokal. Mengapa ?? Karena kertas import pencetakan pada pewarnaan akan lebih nyata dan muncul di bandingkan dengan kertas lokal. Apalagi bila tekhnik pewarnaanya telah bagus dan ditambah disain ornamen yang unique dengan mengikuti mode/ trend, maka kartu undangan itu akan menunjukkan dan menyimpulkan kepribadian dari suatu pesta pernikahan dirancang dan akan diadakan.

Sedangkan waktu pemesanan kartu undangan idealnya adalah 5 bulan sebelum hari h, agar hasilnya benar-benar maksimal dan mampu merefleksikan kesan awal dari pesta pernikahan anda.

Dalam hal pengiriman / penyebaran kartu undangan sebaiknya dilakukan pada h-10 s/d. H-14 untuk wilayah undangan dalam kota atau h-30 untuk undangan luar kota agar calon tamu undangan anda dapat menata ulang dan memasukan jadwal / menjadwal ulang kegiatannya jauh hari sebelum mengunjugi pesta resepsi pernikahan anda.

Bagi Anda yang ingin menikah, tak ada salahnya jika segala sesuatu dipersiapkan dengan jeli. Salah satunya adalah kartu undangan yang akan dikirim. Kartu undangan yang dibuat tentunya diharapkan menyampaikan informasi yang jelas tentang siapa yang menikah, di mana dan kapan hari pernikahan tersebut berlangsung. Berikut ini tips dalam memilih kartu undangan:

  1. Langkah pertama yang harus ditempuh calon pengantin adalah mencari desain kartu undangan. Cari atau buatlah desain sebaLinknyak mungkin. Kalau perlu, tiru kartu-kartu undangan yang pernah Anda terima. Boleh juga Anda kunjungi percetakan atau tempat pembuat kartu undangan, lihat yang bagus dan unik, simpanlah di memori Anda.
  2. Sesampainya di rumah, buat kembali desainnya sesuai dengan keinginan Anda dan pasangan. Agar hasilnya memuaskan, proses perburuan kartu undangan sebaiknya dilakukan jauh-jauh hari sebelum hari pernikahan. Minimal dua bulan sebelum hari H.
  3. Terkadang, calon pengantin ingin memajang foto pre-wedding mereka. Tak mengapa jika Anda memang ingin melakukannya. Apalagi, sekarang ini banyak pula orang yang menerima kartu undangan pernikahan dilanda rasa penasaran ingin melihat wajah sang calon pengantin, bukan sekadar nama mereka.
  4. Langkah berikutnya, konsultasikan desain tersebut dengan orangtua masing-masing. Kecuali masing-masing keluarga mau membuat pesta pernikahan terpisah dengan undangan yang terpisah pula. Argumentasi dan perang mulut seringkali muncul untuk memastikan desain kartu undangan Anda sudah benar-benar cocok.
  5. Bila perlu, cantumkan nama panggilan Anda dan pasangan serta keluarga masing-masing supaya penerima undangan tidak kebingungan dan berpikir undangan tersebut salah alamat. Atau jika memang merasa perlu, cantumkan pula nomor telepon di masing-masing keluarga. Tujuannya, supaya si penerima undangan bisa menghubungi nomor telepon yang tercantum untuk lebih yakin apakah memang benar mereka diundang jika si penerima undangan merasa tidak kenal dengan calon pengantin dan keluarganya.
  6. Lazimnya, dalam sebuah kartu undangan, tercantum pula sebuah peta atau denah lokasi pernikahan, kendati pesta pernikahan dilakukan di sebuah gedung yang sudah familiar dan dikenal orang banyak. Denah atau peta menjadi syarat utama ketika pernikahan dilakukan di rumah atau tempat yang sulit untuk dikunjungi, apalagi buat tamu yang datang dari luar kota. Biasanya, vendor kartu undangan memiliki denah atau peta lokasi gedung, hotel atau balai pertemuan. Namun untuk denah rumah, calon pengantin harus membuat sendiri yang bisa didiskusikan dengan vendor kartu undangan. Harus dicek lagi, apakah peta yang Anda buat sudah sesuai dengan kondisi jalan sekarang. Jangan sampai peta atau denah yang dibuat secara ekonomis dan meringkas banyak hal malah membuat orang tersesat. Demikian pula dengan peta milik vendor kartu undangan atau percetakan. Akan merepotkan jika peta tersebut ternyata sudah kadaluarsa. Jangan sampai tamu yang Anda undang malah tersesat atau nyasar ke tempat lain yang ternyata juga sedang mengadakan hajatan atau pernikahan.
  7. Untuk menghemat biaya, tak ada salahnya berkunjung ke pameran pernikahan. Booking segera jika ada kartu undangan yang sesuai dengan yang didiskusikan bersama pasangan dan keluarga, serta ada potongan harga atau bonus menarik dari vendor di pameran tersebut. Jika Anda mendapatkan mendapat diskon 20% dari harga normal atau mendapat bonus suvenir sejumlah kartu undangan yang akan Anda buat, hal itu cukup lumayan. Jika Anda tidak punya banyak waktu, pilih vendor kartu yang lokasi kantornya tidak jauh dari domisili Anda. Hal ini akan mempermudah Anda saat ada revisi pada desain kartu.
  8. Paling mudah adalah memilih kartu undangan yang ditawarkan vendor kartu undangan atau percetakan. Anda tinggal ganti nama, alamat, tanggal, dan waktu pernikahan dan sebagainya. Meski dianggap kurang kreatif, Anda tidak perlu direpotkan untuk urusan desain. Asalkan jangan karena tidak mau dinilai kurang kreatif, Anda malah berkreasi terhadap kartu undangan secara berlebihan. Misalnya dengan memberikan pita yang diikat kencang di kartu undangan sehingga membuat kartu undangan susah dibuka, tempelan pernak-pernik yang membuat kartu undangan terlihat heboh, atau menggunakan quote atau puisi yang isinya malah tidak nyambung dengan kartu undangan pernikahan Anda.
  9. Untuk desain, pilih jenis huruf yang tidak susah dibaca. Jangan gunakan huruf yang sepintas terlihat indah namun sulit dibaca. Huruf yang simple namun bersih akan membuat tamu tidak kesulitan saat membaca nama calon pengantin, alamat tempat pernikahan, waktu pernikahan dan lain-lain.
  10. Saat akan dicetak, periksa kembali desain kartu undangan, apakah semuanya sudah benar penulisan hurufnya. Hal-hal yang harus dicek seperti nama mempelai dan gelar, nama orang tua dan gelar, waktu dan tanggal hari pernikahan, alamat gedung atau rumah dan tempat akad nikah, alamat rumah keluarga, dan gambar peta.
Jika Anda Ingin mencetak sendiri Undangan, Saya mempunyai 1300 lebih Template undangan format Corel Draw Harga RP. 150.000. Lebih mudah tinggal Kalian Ubah Nama, Tanggal dan alamat dan Ganti fotonya. Jika berminat silakan pesan disini
- See more at: http://www.aziscs1.com/2012/04/tips-mendesain-memilih-kartu-undangan.html#sthash.VVbAkgue.dpuf

Download Frame Cantik untuk 3 Foto

Add Comment
Download Frame Cantik untuk 3 Foto - Berhubung bulan ini banyak sekali yang melangsungkan acara perkawinan mungkin ini efek dari tanggal unik beberapa waktu lalu maka saya kali ini akan berbagi Frame Variasi untuk 3 foto. Pada Frame ini Sobat bisa memasukkan tiga buah foto Kalian untuk dijadikan sebuah gambar yang keren dengan variasi foto. Untuk hasilnya kalian bisa lihat gambar di bawah ini.

Frame wedding untuk 3 foto
Sebenarnya frame tersebut paling cocok untuk foto pengantin tapi juga pas untuk foto cewek. Format Frame foto ini adalah PSD jadi Kalian bisa mengedit fotonya menggunakan Software photoshop.

Download Frame


Tag : Frame untuk beberapa foto, bingkai foto muat banyak foto, Frame bagus untuk 3 foto, frame format PSD, bagaimana cara membuat Frame PSD, Frame wedding yang cantik, frame dengan bunga mawar, frame muat 3 foto.
Semoga artikel Bingkai Cantik untuk 3 Foto bermanfaat bagi Anda.